Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

LUKISAN HATI

Written By catatan-sugasetya on Sabtu, 01 Juni 2013 | 16.27

Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi

Di setiap matahari pergi, 
s'lalu saja terlihat saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku

Kunikmati kesepian-kesepian ini
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu

Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati
dan perpisahan ini tak mampu merusaknya sama sekali
suatu hari nanti jika kita bersatu lagi, kan kubacakan puisi ini untukmu
dan jika tidak, kan kubacakan sajak ini pada matahari di senja hari, 
atau pada bulan yang s'lalu menanti ...
ini hanya sekedar lukisan hatiku saat ini, dan entah seperti apa di suatu hari

HATI SEORANG LDR

Lihatlah
Betapa besar cintaku untukmu
Dan aku juga tau
Betapa besar cintamu untukku

Namun sayang
Cinta ini harus diuji waktu
Diuji oleh jarak yang jauh
Untuk mengukur seberapa kuat cinta kita

Kuyakin kita pasti bersama
Meski entah kapan waktunya tiba
Rasa ini tak mungkin salah mencinta
Hanya kau yang membuatku jatuh
Hingga ku tak bisa berlari darimu

Inilah hatiku
Dan juga cintaku yang tulus
Tuk dapatkan hatimu
Cinta ini bukan khayalan
Cinta ini bukanlah renungan
Tapi cinta ini tulus dari dalam hatiku
Untuk dirimu

CATATAN KECIL TERAKHIR

Written By catatan-sugasetya on Selasa, 28 Mei 2013 | 15.44

Sepanjang hidup mematahkan aturan-aturan demi kesenangan..
Membangkitkan setan di diri..
Mengikuti jalan yg kukira kebahagiaan..
Terkadang nurani merintih..
Tapi aku tampar hanya untuk mengikuti ego..

Kejernihan.. lucidity.. bagai tetesan embun..
Mungkin tak sederas hujan..
Mungkin tak sedingin es..
Bahkan jauh dari kata mengalir..
Hanya tetesan-tetsan kecil tanda sayang Pencipta.
Tak ada kata seindah bersyukur.

Perjalanan di labirin itu telah berakhir.
Liku-liku yg menyesatkan..
Punah sudah ditelan sinarMu..

Akhirnya kusadari..
Apa yg kuinginkan selama ini bukanlah yg kubutuhkan..
Stupid..

Tuhan,
Aku telah sampai di pintu yg kau bukakan..
Semoga kasihMu mengiringi langkahku kedepan..
Hari yg baru..
Jalan yg baru..
Kisah yg baru..

Bimbing aku..
Hati ini mungkin sudah tak jernih lagi..
Tapi aku percaya Kaulah yg memberi ketidakjernihan ini..
Agar aku bisa memahami lebih dalam tentang hidup..

Semoga kesalahan-kesalahan masa lalu tetap menempel di jiwaku..
Agar aku selalu ingat..
Agar tak terperosok ke lubang yg sama..

Sujudku di telapak kakiMu..
Kau yg terhebat..
Sang maha Misterius..
Sutradara kisah hidup milyaran kehidupan..

AIR MATA TUK PENGORBANANMU

Written By catatan-sugasetya on Sabtu, 11 Mei 2013 | 12.22

Kau yang slalu hadir untukku
Menemani dikala siang dan malamku
Jika slama itu kau bisa bersamaku
apapun kan kau lewati hanya karnaku

Tiada pengorbanan terindah selain dirimu
Meski hujan membasahi
Walau panas menyengat
Namun kau tak pernah takut akan itu

Tanpa pernah kau tahu
Air mata slalu terjatuh di bahumu
Setiap kali ku terdiam dan membisu
Dalam peluk yang bersandar di pundakmu

Tahukah kau arti dari air mataku ?!
Itulah air mata ketakutanku
Aku takut kehilanganmu
Aku takut tuk menyakitimu

Karna, hanya saat ku memelukmu
Ku tahu betapa setianya kau padaku
Ku dapat merasakan apa yang kau rasa
Hingga ku takut tak dapat memelukmu lagi

WANITA TERINDAH


Senyum mu bagaikan cahaya menembus kalbu
Hingga tatapan matamu yg menggoda batinku,
Wahai wanita pujaanku mimpiku kan terbang
Melayang menghampirimu.

Wajahmu…merusak jiwaku yg begitu mengiginkan mu
Rambutmu tergurai indah memancarkan pasona
Akan wanitamu ke indahan yg sempurna bagiku,
Hidupku tanpamu bukan hidup bagiku.

SAHABAT BERHATI HITAM


Dulu kau sahabatku , , ,
Dulu kau tempat mencurahkan semua isi hatiku , , ,
Dulu kau selalu ada untukku , , ,
Disaat aku susah maupun senang , , ,

Namun sekarang kau berepaling
Namun sekarang kau lupa padaku
Kau memang penkhianat , , , !!!
Kau tak pernah ada untukku lagi

Padahal aku masih mengharapkanmu
Tapi kau tak pernah sadar atas apa yang ku rasa
Kau bukanlah sahabat sejati
Karna kaulah sahabat berhati hitam

KESALAHANKU

Datang membawa mimpi buruk
Aku mengeluh.. menangis di hadapanmu..
Air mata bahkan tak dapat berhenti untuk mengalir
Buih-buih sakit bercampur sudah
Lepaskan jika memang terbaik
Hanya sebentar tak untuk selamanya
Beratnya perkataan yang tertulis di hati
Langkah gontai aku pergi

Lalu ku kembali
Datang dengan mimpi indah yang kau ingini
Namun setelah ku sadari
Kau sudah pergi dan entah kapan kembali
Aku tak jadi pergi tapi kenapa kau pergi?
Ribuan pisau sakit hati menusuk ke sela-sela persendian hati
Tersipuh lemas ku terjatuh
Semua terasa nyeri.. gelap.. suram..
Menyakitkan memang
Awal bahagia slalu menangis di akhir

Inilah hidupku..
Selalu salah salah dan salah
Bahkan semua yang ku lakukan bagai kesalahan
Cintaku pun salah
Sudahlah...
Aku yakin semuanya akan berakhir dengan rasa bersalah..

SEORANG AYAH


Air Mata
Ku duduk di jendela
Meratap kaca dan tetesan air hujan
Ku memejamkan mata
Sambil menghilangkan kesedihan

Apa yang bisa ku buat
Agar menghilangkan luka berat
Luka yang ada dalam hatiku
Yang membuat ku menangis pilu

Senyuman mereka
Senyuman motivasi bagiku
Ku hapus air mataku
Ku ubah dengan senyuman ceria

LAMUNAN PURNAMA HATI

Ku rangkul lutut ku..
Kukandaskan diri termenung duduk atas karang-Mu..
Membungkuk rendah, tak juga berdiri congkak..
Melamunkan diri..
Bertemankan sang angin bersemilir lembut..
Dan Sang awan pun tegap melirik awasiku...
.
Ku tatap tajam ke depan..
Kilau gemilang sinar lembutmu...
Bisikan semilirnya angin pantaiku..
Menyapu atas mahkota jiwaku..
Gemerlap tersingkap terpantul cahyamu...
.
Ku dongak atasku..
Begitu bulat senyummu menyunggingkan ria..
Melibas reruntung awan yg gelisah berlalu..
Menyambung angannya malam melari jauh..
Jauh tak terkira ukurnya asa.....
.
Kutatap bulat matamu diufuk sana..
Gemulung gemuruh sang ombak terpaparkan sinarmu..
Beruntun berurutan berkejar-kejaran..
Pantulkan cahayamu karena kau sang Purnama..
Hingga sampai ke hujung benakku..
Ditelan gelombang gemersiknya samodra..
Hingga sukma menjelmakan putus....
.
Wahai Purnama..
Dengan sinarmu kau menyapaku..
Dengan cahayamu kau rangkul aku..
Dalam rangkul lututku, ku kagum pada-Mu....
.
Wahai Purnama...
Kau datang bak mencolek hatiku..
Bila kah kau datang ???
Untuk membuka cakrawala anganku..
Sinar mu membawa damai dalam qalbuku..
Bulat senyummu, buat ku smakin tergila pada-Mu....
.
Cerahnya malam...
Tlah membuka bermilyar mata..
Tlah semarakkan pantaiku yang slalu terguncang.
Kau tunjukkan pada smua bintang dilangit..
Bahwa,
kaulah yang terangkuh..!!
Teranggak..!!
Tercongkak dalam tersenyum..!!
Karena, hanya sinar malam-Mu lah
Yang paling membahana memecah samodra..
Menerangi hati yang ceria, seceria Relung Hati-ku..
Selalu.........

Tentang Ku

Tujuh hal yang akan menghancurkan kita; kekayaan tanpa kerja, pengetahuan tanpa kerja, bisnis tanpa moralitas, ilmu pengetahuan tanpa kemanusiaan, ibadah tanpa pengorbanan, politik tanpa prinsip.

Entri Populer

Recent Post

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Sugasetya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger