Headlines News :
Home » , , , » Ditemukan, Fosil Kadal Berusia 23 Juta Tahun

Ditemukan, Fosil Kadal Berusia 23 Juta Tahun

Written By agus setiawan on Rabu, 10 Juli 2013 | 15.20


VIVAnews - Para ilmuwan Meksiko menemukan fosil lengkap dari kadal yang hidup sekitar 23 juta tahun lalu. Tubuh kadal itu terperangkap di dalam batu amber yang terbentuk oleh zat tanaman pada zaman kuno.

Saat ini, tim ilmuwan sedang mempelajari fosil kadal yang ditemukan di desa Simojovel, Chiapas, di bagian selatan Meksiko itu.

Menurut Francisco Riquelme, ilmuwan dari National Autonomous University of Mexico Physics Institute, kadal itu berukuran panjang 4,5 sentimeter dan lebar 1,3 sentimeter.

"Berkat batu amber, fosil kadal itu mampu mempertahankan sisa-sisa jaringan lunak dan kulitnya," kata Riquelme, dilansirFox News Latino, Selasa 9 Juli 2013.

Sementara itu, Gerardo Carbot, Direktur Museum Paleontologi Chiapa mengatakan, spesimen fosil kadal itu diperkirakan berumur 23 juta tahun.

"Perkiraan itu diketahui dari usia batu amber yang biasa ditemukan di desa Simojovel, Huitihupan, El Bosque, Pueblo Nuevo, Palenque, Totolapa, dan Malpaso," ucap Carbot.

Batu amber memang sering ditemukan berisi sisa-sisa tumbuhan dan hewan, tapi jarang ditemukan dalam versi lengkap, seperti pada kadal yang baru ditemukan dan diidentifikasikan sebagai spesies baru dari genus Anolis.

Amber merupakan zat yang diproduksi oleh pohon pada zaman kuno. Bentuknya keras, transparan, berwarna coklat kekuningan, dan biasa dijadikan perhiasan.

Bukan spesies tertua

Kadal ini bukanlah spesies tertua yang pernah ditemukan di dalam batu amber. Hewan tertua yang pernah ditemukan pada zat yang sama adalah fosil kutu, yang diperkirakan berusia 230 juta tahun.

Fosil itu ditemukan di wilayah timur laut Itali, setelah peneliti menganalisis kurang lebih 70.000 batu amber.

"Bentuk tubuh kutu tidak pernah berubah, tidak seperti bentuk dinosaurus. Kutu yang berasal dari 230 juta tahun lalu itu memiliki bentuk tubuh yang sama dengan kutu yang kita lihat hari ini," kata David Grimaldi, dari American Museum of Natural History, AS.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Tentang Ku

Tujuh hal yang akan menghancurkan kita; kekayaan tanpa kerja, pengetahuan tanpa kerja, bisnis tanpa moralitas, ilmu pengetahuan tanpa kemanusiaan, ibadah tanpa pengorbanan, politik tanpa prinsip.

Entri Populer

Recent Post

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Sugasetya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger